Pemprov Santuni Anak Yatim Piatu Korban Covid-19., Gubernur : Murni dari Ketulusan dan Keikhlasan
Penyerahan
secara simbolis oleh Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor dan Wakil Gubernur H Hadi
Mulyadi kepada 23 anak yatim
POSKOTAKALTIMNEWS.COM.SAMARINDA–
Pemprov
Kaltim menyalurkan santunan kepada anak yatim, piatu dan yatim piatu yang orang
tuanya meninggal karena Covid-19. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh
Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor dan Wakil Gubernur H Hadi Mulyadi kepada 23
anak yatim, piatu dan yatim piatu terdampak Covid-19 untuk wilayah Kota
Samarinda, di ruang serba guna Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Senin
(23/08).
Gubernur Isran Noor mengungkapkan pemerintah
daerah berusaha memberikan sebisanya sebuah kebijakan bagi masyarakat dan
anak-anak yang orang tuanya meninggal karena Covid-19. Kebijakan ini merupakan
sebuah keputusan yang dilaksanakan dengan segala upaya tetapi tetap dengan
ketulusan dan keikhlasan.
“Yang jelas Ini bukan untuk mencari
popularitas. Karena ini memang sebuah upaya yang luar biasa secara tulus dan
ikhlas dari pemerintah daerah untuk masyarakat Kaltim, khususnya bagi anak-anak
yatim, piatu dan yatim piatu yang orang tuanya meninggal karena Covid-19.
Mudah-mudahan orang tua mereka yang meninggal karen Covid-19 dirahmati Allah
Subhanahu Wata'ala,” kata Isran Noor.
Mantan Bupati Kutai Timur ini menjelaskan
pemberian santunan ini merupakan kebijakan jangka pendek. Untuk jangka
menengah, akan dilakukan pembinaan kepada anak-anak dalam penampungan di
panti-panti sosial dengan fasilitas yang cukup dan nyaman untuk mereka,
sehingga mereka bisa bergaul dan berinteraksi, seperti tempat tinggal, makan
dan minum, serta biaya pendidikannya ditanggung Pemprov Kaltim sampai dengan
jenjang pendidikan dasar 12 tahun, yaitu SD, SMP dan SMA.
“Untuk jangka panjang penanganan anak-anak
yatim piatu yang orang tuanya meninggal karena Covid-19, pihak provinsi akan
berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, seperti BUMN/BUMD, swasta, perguruan
tinggi dan lembaga-lembaga sebagai sponsor dalam pemanfaatan beasiswa untuk
pendidikan lanjutan mereka, setelah menyelesaikan pendidikan dasar. Yang jelas
kita akan perhatikan mereka sampai mereka bisa mampu mendapatkan penghasilan
sendiri,” jelas Isran Noor.
Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Prov HM
Jauhar Efendi menambahkan hasil koordinasi dengan Dinas Sosial dan Dinas
Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Provinsi
Kaltim dan kabupaten/kota, data sementara terdapat 221 anak yatim, piatu dan
yatim piatu yang orang tuanya meninggal karena Covid-19. Dengan rincian,
Samarinda sebanyak 35 orang, Kutai Kartanegara (4), Bontang (88), Kutai Barat
(14) dan Berau (80).
“Data ini mungkin bertambah karena belum
terdata secara detail, seperti untuk Balikpapan, Paser, Penajam Paser Utara,
Paser, Kutai Timur dan Mahakam Ulu. Untuk selanjutnya, Pak Gubernur akan
menyerahkan secara simbolis di wilayah Kutai Kartanegara, Berau, Bontang dan
seterusnya,” tambah Jauhar.
Tampak hadir, Asisten Administrasi Umum Setda
Prov Kaltim Fathul Halim, Kepala Dinas Sosial Agus Hari Kesuma, Kepala DKP3A
Noryani Sorayalita, Kepala Biro Administrasi Pimpinan HM Syafranuddin dan
Kepala DInas Sosial Kota Samarinda Ridwan Tasa. (mar)